Dia memang hanya dia, ku selalu memikirkannya, tak pernah ada habisnya, benar dia, benar hanya dia, ku selalu menginginkannya, belaian dari tangannya, mungkin hanya dia, harta yang paling terindah, di perjalanan hidupku, sejak derap denyut nadiku, mungkin hanya dia, indahnya sangat berbeda, ku haus merindukannya, ku ingin kau tahu isi hatiku, kaulah yang terakhir dalam hidupku, tak ada yang lain hanya kamu, tak pernah ada, takkan pernah ada...
No comments:
Post a Comment